Musim Flu Singapura, Ini Tips Jaga Kesehatan Tubuh Anak

Musim hujan sering kali menjadi masa di mana penyakit-penyakit mudah menyebar, termasuk flu Singapura. Untuk itu, penting menjaga kesehatan tubuh anak, agar tidak terkena flu Singapura.

Meski penyebaran sangat cepat, tapi ada cara untuk mencegah anak tertular flu ini. Artikel ini akan membahas mengenai cara pencegahan agar anak tidak tertular flu Singapura.

Cara Efektif Jaga Kesehatan Tubuh Anak, Hindari Flu Singapura

Flu Singapura mengintai anak-anak. Untuk itu, sebaiknya lakukan pencegahan dengan mengikuti beberapa tips guna jaga kesehatan tubuh anak berikut ini!

Flu Singapura umumnya menyerang anak-anak usia bayi hingga 10 tahun. Flu Singapura disebabkan oleh virus Enterovirus 71 (EV71) dan Coxsackievirus A16. Gejalanya meliputi demam yang mencapai 38 sampai 40 derajat celcius.

Kemudian muncul sariawan di sariawan di di lidah, pipi bagian dalam, dan langit-langit mulut. Sariawan ini terasa perih dan dapat menyebabkan anak sulit makan dan minum.

Gejala lain adalah muncul ruam pada telapak kaki dan tangan. Ruam ini berbentuk bintik-bintik merah yang terasa perih dan gatal. Ruam juga dapat muncul di bokong dan mulut.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah flu Singapura:

Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Terutama setelah anak bermain di luar ruangan, sebelum makan, dan setelah buang air kecil dan besar.

Gunakan sabun antiseptik jika air dan sabun tidak tersedia. Selain itu, hindari berbagi handuk, alat makan, dan mainan dengan orang lain.

Anda juga sebaiknya rutin membersihkan benda-benda yang sering disentuh anak secara rutin, seperti mainan, gagang pintu, dan remote TV. Jaga kebersihan lingkungan rumah dengan membersihkan lantai dan ventilasi secara rutin.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan dan kesehatan tubuh anak. Antara lain dengan memberikan anak makanan bergizi seimbang yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.

Pastikan anak makan real food seperti buah, sayur, ikan dan telur. Anak juga sebaiknya beri karbohidrat yang baik, untuk menjaga kekebalan tubuh.

Kemudian anak harus mendapatkan cukup istirahat dengan tidur siang dan malam hari. Anda juga bisa mulai mengajak anak untuk berolahraga secara teratur.

Jika diperlukan, berikan anak suplemen vitamin sesuai dengan anjuran dokter. Pastikan pemberian suplemen pada pengawasan dokter.

Hindari Kontak dengan Orang Sakit

Pada musim sakit ini, sebaiknya hindari kontak anak dengan orang yang sakit. Caranya dengan tidak mendatangi orang sakit dan menghindari kunjungan ke tempat umum yang banyak orang.

Anda juga harus mengajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu atau siku bagian dalam. Kemudian pakaikan masker apabila terpaksa harus keluar rumah dan berinteraksi dengan banyak orang.

Isolasi Diri ketika Sakit

Jika anak Anda menunjukkan gejala flu Singapura, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Sebaiknya isolasi anak di rumah saja apabila mendapatkan gejala tersebut. Agar tidak menularkannya ke orang lain.

Kemudian Anda bisa fokus meredakan gejala flu. Seperti dengan pemberian air yang cukup agar tidak dehidrasi, istirahat dan minum obat pereda nyeri. Flu akan mereda sendiri setelah gejala tertangani dengan baik.

Flu Singapura umumnya tidak memerlukan pengobatan khusus dan akan sembuh dengan sendirinya dalam 7-10 hari. Untuk itu, Anda tidak perlu panik, namun tetap harus berkonsultasi dengan dokter anak selama masa pengobatan.

Dengan menerapkan tips-tips tersebut, Anda dapat membantu menjaga kesehatan tubuh anak dan mencegah mereka terkena flu Singapura. Ingatlah bahwa pencegahan adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan anak.